Alvin dan Anita meminta maaf atas kasus tumbler hilang yang menyebabkan petugas KRL bernama Argi dipecat. (Dok. tangkapan layar)
TANGERANG, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Kasus hilangnya tumbler di KRL Commuter Line kembali ramai setelah Alvin dan Anita menyampaikan permintaan maaf terbuka. Keduanya memberikan klarifikasi melalui sebuah video.
Pertama, Alvin menjelaskan bahwa polemik ini muncul akibat perilaku mereka berdua. Ia menilai bahwa sikap mereka sebelumnya memicu dampak luas.
Selanjutnya, Alvin menyampaikan permohonan maaf kepada Argi dan semua pihak terkait.
“Kami ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya, khususnya kepada saudara Argi dan semua pihak yang terkena dampak dan dirugikan atas ucapan dan perbuatan kami,” ujar Alvin.
Kemudian, Anita menegaskan penyesalannya terkait cara mereka merespons kehilangan tumbler tersebut. Ia mengakui bahwa tindakan mereka memicu reaksi negatif dari masyarakat.
“Kami sangat sadar cara kami menyikapi kejadian ini sangat tidak bijak sehingga melukai banyak perasaan orang di luar sana,” kata Anita.
Ia menambahkan bahwa peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting.
“Dari lubuk hati kami yang paling dalam, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya,” tutup Anita.
Kronologi Pemecatan Petugas KAI
Sebelumnya, seorang petugas bernama Argi disebut dipecat setelah diduga terlibat dalam hilangnya tumbler milik Anita. Kasus ini viral setelah Anita mengunggah sebuah utasan melalui akun Threads pribadinya, @anitadewl.
Kasus bermula ketika Anita lupa membawa cooler bag saat turun dari KRL rute Tanah Abang – Rangkasbitung pada pukul 19.40 WIB. Ia turun di Stasiun Rawa Buntu dan baru menyadari barangnya tertinggal.
Setelah itu, ia melapor kepada petugas. Cooler bag tersebut ditemukan oleh satpam KAI bernama Argi. Barang itu disimpan dan sempat didokumentasikan sebagai prosedur awal.
Keesokan harinya, Anita dan Alvin mengambil cooler bag di Stasiun Rangkasbitung. Mereka terkejut karena tumbler di dalam tas itu sudah hilang. Tas kembali, tetapi isinya tidak.
Saat dikonfirmasi, Argi mengakui tidak memeriksa isi tas karena kondisi stasiun sedang ramai. Ia menyimpan cooler bag tanpa pengecekan detail. Argi kemudian meminta maaf kepada Alvin melalui pesan singkat.
Bahkan, Argi bersedia mengganti tumbler seharga Rp300.000 jika tidak ditemukan melalui rekaman CCTV.
“Ini kesalahan saya dikarenakan tidak dicek terlebih dahulu, saya akan tanggung jawab dengan mengganti barang tsb Pak,” tulis Argi melalui akun Threads @argi_bdsyh. (*IM/Red)
