Video lansia sakit diangkut ekskavator di KBB viral. (Dok. Tangkapan Layar)
BANDUNG, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Video seorang lansia sakit diangkut menggunakan ekskavator viral di media sosial sejak akhir pekan lalu. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Curug Candung, Desa Jati, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (13/12/2025). Lansia tersebut bernama Abah Anung alias Abah Dalang yang berusia 75 tahun dan sedang mengalami gangguan kesehatan.
Saat kejadian, Abah Dalang hendak dibawa ke bidan desa untuk mendapatkan penanganan medis segera. Namun demikian, akses jalan menuju rumah Abah Dalang tidak memungkinkan dilalui kendaraan bermotor. Akibat kondisi tersebut, warga terpaksa mengangkut Abah Dalang menggunakan bucket ekskavator yang berada di sekitar lokasi.
Setelah peristiwa itu, kondisi Abah Dalang kini telah membaik dan dapat beraktivitas ringan kembali. Ia menceritakan bahwa gangguan kesehatan muncul setelah meminum kopi hitam kesukaannya.
“Jadi waktu itu sudah ngopi, kemudian abah merasa pusing. Minta dipijat ke tetangga, tapi masih sadar,” kata Abah Dalang. Meski masih sadar, pandangannya mulai menggelap dan tubuhnya tidak dapat digerakkan sama sekali.
“Matanya enggak bisa dibuka, lemas. Cuma sadar, waktu itu abah ingat digendong sama tetangga naik beko (ekskavator), dengar juga anak bungsu nangis. Ya akhirnya dibawa ke bidan naik motor sama Pak RW,” ucapnya. Saat ini, Abah Dalang sudah kembali beristirahat di rumah biliknya di tepi Waduk Saguling.
Sehari-hari, Abah Dalang bekerja sebagai penarik rakit bambu untuk transportasi warga sekitar. Ia menjelaskan bahwa akses jalan ke rumahnya sedang dalam proses pembangunan oleh pemerintah.
“Jadi memang kalau jalan ke rumah abah itu lagi dibuat, jadi ini dibuat sama Pak KDM (Dedi Mulyadi) karena mau bikin jembatan apung juga. Jadi enggak ada urusan sama pihak desa,” katanya.
Sementara itu, narasi yang beredar di media sosial menyebut kejadian dipicu buruknya akses jalan kampung. Namun faktanya, akses tersebut sedang dalam tahap pembukaan dan pembangunan jalan baru. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan informasi tersebut perlu diluruskan.
“Terkait video viral lansia yang diantar ke klinik menggunakan ekskavator, akses menuju rumah yang bersangkutan bukan rusak melainkan sedang dalam proses pembukaan dan pembangunan jalan serta jembatan apung di atas Waduk Saguling,” kata Jeje. Jeje menambahkan bahwa penggunaan ekskavator dilakukan karena kondisi darurat dan keterbatasan akses.
“Memang kendaraan tidak mungkin melintas, karena permukaannya sedang dibuat akses jalan baru. Nah kebetulan ekskavator sedang di dekat rumah si abah, atas pertimbangan kondisi darurat dan permintaan yang bersangkutan, warga mengantar Abah Dalang menggunakan ekskavator sejauh 350 meter,” kata Jeje. Lebih lanjut, Jeje memastikan kejadian tersebut bukan akibat kelalaian pemerintah daerah.
“Jadi intinya peristiwa tersebut terjadi karena proses pembangunan akses jalan yang sedang berlangsung, sehingga ekskavator menjadi solusi sementara dan bukan disebabkan oleh kerusakan jalan,” kata Jeje. Dengan demikian, peristiwa viral tersebut menjadi perhatian publik sekaligus penjelasan kondisi pembangunan infrastruktur di wilayah Saguling. (*IM/Red)
