Kebakaran kios di Jalan Raya Kalibata membesar dan cepat meluas. Damkar tiba cepat untuk memadamkan api. Sumber: Tangkapan Layar
JAKARTA, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Pada Kamis malam, sejumlah kios di Jalan Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan terbakar hebat. Kebakaran terjadi dekat lokasi pengeroyokan dua mata elang pada hari yang sama.
Selanjutnya, api cepat merambat ke kios lain karena material bangunan mudah terbakar. Kobaran api membesar hingga beberapa struktur kios terlihat runtuh perlahan.
Kemudian, letupan keras terdengar dari salah satu warung makan dekat kios yang terbakar. Letupan muncul akibat kebocoran gas yang tidak sempat dievakuasi petugas di lokasi.
Sesaat kemudian, polisi yang berjaga tidak dapat menyelamatkan tabung gas dari kios tersebut. Kecepatan api membuat mereka fokus menjaga perimeter agar warga tetap aman.
Tak lama setelah itu, petugas pemadam kebakaran berlarian menarik selang menuju dua kios terdampak. Mereka langsung menyiram titik api yang tampak membara paling parah.
Mobil pemadam pertama tiba pukul 23.38 WIB dari arah Jalan Dewi Sartika. Kedatangan unit pertama membantu menahan penyebaran api di area padat itu.
Selanjutnya, polisi menjelaskan bahwa mobil damkar tambahan sedang menuju lokasi kejadian. Mobil pemadam kedua tiba pukul 23.51 WIB dari arah berlawanan membawa dukungan air baru.
Pada saat bersamaan, beberapa warga menyaksikan proses pemadaman sambil merekam video. Mereka berdiri di area aman sambil memantau situasi di sepanjang jalan.
Sementara itu, Kapolres Jakarta Selatan Nicolas Ary Lilipaly memantau penanganan langsung di lokasi. Pengawasan dilakukan untuk memastikan koordinasi pemadaman berjalan efektif dan cepat.
Peristiwa ini terjadi setelah kasus pengeroyokan dua pria diduga mata elang di Jalan Kalibata. Insiden pengeroyokan berlangsung pada hari yang sama sebelum kebakaran muncul.
Menurut polisi, peristiwa pengeroyokan bermula dari upaya dua pria itu menghentikan pemotor. Tindakan itu memicu lima orang dari mobil belakang turun memberi bantuan kepada pemotor tersebut.
“Nah, setelah diberhentiin, tiba-tiba pengguna mobil di belakangnya membantu,” kata Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, saat dikonfirmasi, Kamis.
Berikutnya, lima orang itu memukuli dua pria tersebut lalu menyeret mereka ke pinggir jalan. Kesaksian warga menunjukkan aksi itu berlangsung cepat dan brutal.
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menyebut satu dari dua mata elang meninggal dunia. Pria lainnya dilarikan ke rumah sakit dan kini dilaporkan dalam kondisi koma.
“Satu meninggal, satu lagi dalam keadaan koma,” ujar Mansur.
Hingga kini, polisi masih memeriksa beberapa saksi untuk memastikan rangkaian peristiwa dengan rinci. Penyelidikan dilakukan bersamaan dengan penanganan kebakaran kios yang terjadi malam harinya. (*IM/Red)
