Skip to content
Golan Nusantara

Golan Nusantara

Berita dan Informasi Seputar Nusantara

  • Beranda
  • Sejarah
  • Misteri
  • Berita
  • Informasi
  • Budaya dan Tradisi
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Tokoh
  • Wisata
  • Forum & Diskusi
Golan Video
  • Home
  • Berita
  • Kemendikdasmen Tekankan MPLS Ramah 2026
  • Berita

Kemendikdasmen Tekankan MPLS Ramah 2026

Husnul Amalia July 10, 2026
Kemendikdasmen-Tekankan-MPLS-Ramah.

MPLS Ramah Wujudkan Sekolah Aman Nyaman

Post Views: 6

JAKARTA, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Kemendikdasmen Tekankan MPLS Ramah menjadi perhatian utama menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. Melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ingin memastikan seluruh peserta didik baru mendapatkan pengalaman pertama di sekolah yang aman, nyaman, menyenangkan, serta mendukung pembentukan karakter. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan budaya sekolah yang positif sehingga setiap siswa mampu beradaptasi dengan baik dan siap mengikuti proses pembelajaran.

Menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menegaskan pentingnya pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di seluruh satuan pendidikan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru. Selain menjadi kegiatan pengenalan sekolah, MPLS juga diarahkan sebagai sarana membangun karakter, memperkuat adaptasi siswa, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah sejak hari pertama.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, saat berdialog dengan guru, kepala sekolah, dan para pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Fajar menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat terbaik bagi anak untuk belajar sekaligus berkembang secara optimal, baik dari sisi akademik maupun karakter.

“Karena kita berprinsip bahwa sekolah adalah rumah terbaik bagi anak-anak. Kalau sekolah menjadi rumah terbaik, maka rumah itu harus aman, nyaman, dan membuat anak-anak merasa diperlakukan secara manusiawi,” kata Wamen Fajar dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 Juli 2026.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga oleh lingkungan sekolah yang mampu memberikan rasa aman dan penghargaan kepada setiap peserta didik. Oleh karena itu, pelaksanaan MPLS harus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat menimbulkan rasa takut, intimidasi, maupun perundungan terhadap siswa baru.

Kemendikdasmen menjelaskan bahwa pelaksanaan MPLS Ramah harus mengacu pada ketentuan pemerintah dan difokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah, budaya belajar, tata tertib, serta pembentukan karakter peserta didik. Dengan pendekatan tersebut, siswa diharapkan lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru sehingga mampu mengikuti kegiatan belajar mengajar secara optimal.

Selain mengenalkan fasilitas sekolah, MPLS juga menjadi momentum bagi peserta didik baru untuk memahami berbagai aturan yang berlaku, mengenal tenaga pendidik, memahami budaya sekolah, serta membangun hubungan sosial yang sehat dengan teman sebaya. Adaptasi yang berjalan baik diyakini akan meningkatkan rasa percaya diri sekaligus mendorong semangat belajar sejak awal tahun ajaran.

Kemendikdasmen juga menekankan bahwa seluruh kegiatan selama MPLS harus bersifat edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Setiap sekolah diharapkan menyusun rangkaian kegiatan yang mampu memberikan pengalaman positif kepada peserta didik tanpa melibatkan aktivitas yang berpotensi merendahkan martabat siswa ataupun membahayakan keselamatan mereka.

Penerapan kebijakan tersebut mulai dilakukan oleh berbagai sekolah di Indonesia. Salah satunya adalah SMP Negeri 2 Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yang telah menyiapkan pelaksanaan MPLS selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026. Selama kegiatan berlangsung, peserta didik baru akan diperkenalkan dengan berbagai aspek kehidupan sekolah agar lebih siap menjalani proses pembelajaran.

Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri 2 Kaliwungu, Agus Suwanto, mengatakan bahwa sekolah telah menyusun berbagai agenda pengenalan yang mencakup proses pembelajaran, budaya sekolah, tata tertib, hingga cara berinteraksi dan bersosialisasi dengan warga sekolah.

“Kami akan mengenalkan kepada peserta didik baru segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah, bagaimana belajar dengan baik, dan bagaimana bersosialisasi,” ungkap Agus.

Menurut Agus, pengenalan tersebut menjadi langkah penting agar peserta didik baru tidak mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah. Melalui kegiatan yang terencana, siswa diharapkan dapat mengenal guru, teman, fasilitas sekolah, serta berbagai aktivitas yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan.

Tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, SMP Negeri 2 Kaliwungu juga menghadirkan berbagai narasumber dari sejumlah instansi untuk memberikan materi pendukung selama pelaksanaan MPLS. Kegiatan tersebut bertujuan memperluas wawasan peserta didik mengenai berbagai isu penting yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

“Materi tersebut meliputi kesehatan reproduksi dari Dinas Kesehatan, kesiapsiagaan bencana, serta pendidikan hukum dan kebangsaan dengan menghadirkan narasumber dari kepolisian, kejaksaan, dan unsur legislatif daerah,” tuturnya.

Kehadiran berbagai narasumber tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan MPLS tidak hanya berorientasi pada pengenalan sekolah, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang memberikan bekal pengetahuan kepada peserta didik baru. Materi mengenai kesehatan reproduksi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Sementara itu, materi kesiapsiagaan bencana memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.

Di sisi lain, penyampaian materi hukum dan kebangsaan bertujuan menanamkan kesadaran hukum, rasa cinta tanah air, serta semangat menjaga persatuan di kalangan peserta didik. Kolaborasi antara sekolah dengan berbagai instansi juga menjadi bentuk sinergi dalam menciptakan pendidikan yang lebih komprehensif.

Pelaksanaan MPLS Ramah dinilai memiliki peran strategis dalam membangun budaya sekolah yang positif. Pengalaman pertama yang menyenangkan akan membantu peserta didik merasa diterima sebagai bagian dari lingkungan sekolah. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap motivasi belajar, kepercayaan diri, serta kemampuan siswa dalam menjalin hubungan sosial dengan teman maupun guru.

Sebaliknya, pengalaman negatif pada masa orientasi berpotensi menimbulkan rasa takut, cemas, bahkan mengurangi minat belajar. Oleh sebab itu, Kemendikdasmen terus mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar menjadikan MPLS sebagai kegiatan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Pemerintah berharap seluruh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta masyarakat dapat bersama-sama mendukung pelaksanaan MPLS Ramah. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang benar-benar aman, nyaman, inklusif, dan menghargai hak setiap anak.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah, Kemendikdasmen optimistis sekolah dapat menjadi tempat yang tidak hanya menghasilkan peserta didik berprestasi, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, mampu bekerja sama, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Dengan demikian, sekolah benar-benar menjadi rumah terbaik bagi anak-anak untuk belajar, tumbuh, berkembang, dan meraih cita-cita mereka.(*HA/RED)

Tags: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah pendidikan indonesia Peserta Didik Baru Sekolah Ramah Anak Tahun Ajaran 2026/2027

Post navigation

Previous Menteri PU Bangun Sekolah Rakyat Bandung Nyaman
Next Cetak Pemimpin Berintegritas, Ini Keunggulan Kuliah di IAKR 

Related Stories

Menteri PU Bangun Sekolah Rakyat Bandung Nyaman sekolah rakyat bandung
  • Berita

Menteri PU Bangun Sekolah Rakyat Bandung Nyaman

July 10, 2026
Kapal Pertamina Berhasil Melintasi Selat Hormuz dengan Aman kapal pertamina
  • Berita

Kapal Pertamina Berhasil Melintasi Selat Hormuz dengan Aman

July 9, 2026
Perbaikan Permanen Jalan Amblas di Pulogadung perbaikan jalan amblas
  • Berita

Perbaikan Permanen Jalan Amblas di Pulogadung

July 8, 2026

Advertising room

Cari Kampus Teologi Daerah Jakarta?

STT Lintas Budaya Jakarta Aja, Cek Yuk di

WWW.STTLINTASBUDAYA.AC.ID

iklan banner

Kirimkan iklan banner untuk promosi produk/jasa Anda yang akan ditempatkan disini.

Taq Populer

budaya indonesia budaya nusantara fenomena alam iak renatus kebijakan pemerintah kerukunan umat beragama kpk literasi digital mahasiswa bsi pendidikan indonesia pendidikan kristen pengabdian masyarakat prabowo subianto program pemerintah sejarah indonesia sejarah nusantara tokoh nasional transformasi digital ubsi universitas bina sarana informatika

Categories

  • Berita
  • Budaya dan Tradisi
  • Forum & Diskusi
  • Informasi
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Misteri
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Wisata

Relasi Backlink

Banner BlogPartner Backlink.co.idSeedbacklink

Bergabung:

  • Menjadi Penulis/Jurnalis
  • Menjadi Kordinator/ Kontributor Daerah
  • Program Digitalisasi Sekolah Lebih Profesional
  • Program Penulisan Berita Desa Nasional
  • Program UMKM Go Digital

Kerjasama:

  • Publikasi Artikel Press Release
  • Promosi Usaha
  • Publikasi Artikel Endorsement
  • Liputan Event
  • Program Afiliasi
  • Iklan Banner
  • Backlink/Content Placement
  • Jasa Advertorial

Informasi:

  • Tentang Golan Nusantara
  • Tim Redaksi
  • Kontak

Media Partner:

  • Golan Digital
  • Golan Website
  • Golan Education
Copyright © 2025 PT. Golan Digital Kreatif. All rights reserved. | By Golan Website

Disclaimer - Terms and Conditions - Privacy Policy