Kerja Sama MoU Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dengan Sekolah Tinggi Teologi (Dok. Pribadi)
JAKARTA, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah Sekolah Tinggi Teologi di Indonesia. Kegiatan ini difasilitasi oleh Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia (BMPTKKI) dan dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026, di Jakarta.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga pelayanan Alkitab dengan institusi pendidikan teologi di Indonesia.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dan sejumlah Sekolah Tinggi Teologi sebagai bentuk kerja sama dalam pengembangan pendidikan teologi serta peningkatan literasi Alkitab di Indonesia.
Kegiatan ini melibatkan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) bersama berbagai Sekolah Tinggi Teologi yang berada dalam lingkup Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia (BMPTKKI).
Salah satu institusi yang turut hadir adalah Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya Jakarta yang diwakili oleh Dr. Poltak Yuseng P., M.Th., selaku Ketua STT Lintas Budaya Jakarta.
Kerja sama ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga pelayanan Alkitab dan institusi pendidikan teologi. Melalui kerja sama ini diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi Alkitab, pengembangan pendidikan teologi yang berkualitas, serta memperluas dampak pelayanan firman Tuhan melalui dunia akademik.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman yang difasilitasi oleh BMPTKKI sebagai wadah koordinasi perguruan tinggi keagamaan Kristen di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Poltak Yuseng P., M.Th. juga menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan teologi dan lembaga pelayanan Alkitab, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pelayanan gereja dan pendidikan teologi di Indonesia.
Melalui kerja sama ini diharapkan tercipta berbagai program kolaboratif di bidang akademik, penelitian, serta kegiatan pelayanan yang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan teologi di Indonesia. (*Red)
