Mata Garuda LPDP Memberikan Dukungan Optimal untuk Studi (Dok. Tangkapan Layar)
JAKARTA, GOLANNUSANTARA.COM – Mata Garuda merupakan organisasi ikatan alumni dan penerima beasiswa LPDP. Organisasi ini menyatakan LPDP memberikan dukungan optimal bagi penerima beasiswa untuk menyelesaikan studi akademik, baik berupa dukungan finansial maupun nonfinansial.
Mata Garuda, organisasi ikatan alumni dan penerima beasiswa pendidikan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), menyatakan LPDP memberikan dukungan yang optimal untuk menyelesaikan studi akademik, baik berupa dukungan finansial maupun nonfinansial.
Dukungan tersebut memungkinkan para penerima beasiswa untuk lebih fokus pada proses pembelajaran, penelitian, serta kegiatan akademik yang menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mereka.
“LPDP benar-benar mendukung kita untuk bisa menuntaskan studi dengan baik, dengan berbagai macam dukungan yang diberikan,” kata Ketua Pilar Capacity Building Mata Garuda LPDP Handika Surbakti dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu.
Menurutnya, selain peningkatan kapasitas, aspek jejaring juga menjadi nilai tambah besar dalam pengalaman sebagai penerima beasiswa (awardee).Melalui komunitas Mata Garuda, para penerima beasiswa memiliki kesempatan membangun hubungan profesional.
Dia mengaku aktif membangun jaringan tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga melalui Mata Garuda sejak masih berstatus mahasiswa. Relasi yang terbentuk selama masa studi sering kali berkembang menjadi kolaborasi dalam penelitian, kegiatan sosial, maupun pengembangan inovasi.
Di samping itu, LPDP juga memberikan amanat kepada penerima beasiswa untuk memberikan manfaat yang lebih luas dari manfaat pribadi, utamanya terkait manfaat sosial dan ekonomi.
Hal itu yang melandasinya melibatkan diri dalam mentoring serta aktivitas Mata Garuda.
Pemerintah melalui LPDP berharap para penerima beasiswa tidak hanya memperoleh gelar akademik. Mereka juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan bangsa. Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui ilmu pengetahuan dan pengalaman selama masa studi.
Dalam kesempatan yang sama Yustina, penerima LPDP batch 2 tahun 2025, mengatakan dirinya memilih LPDP lantaran menjadi beasiswa yang memberikan dukungan paling kuat untuk studi doktoral (S3) dibandingkan beasiswa lain.
Dia menerima beasiswa skema doktoral luar negeri dalam kategori PNS (pegawai negeri sipil) untuk menjalani PhD jurusan ilmu kanker & farmasi di King’s College London, Inggris.
“Dibanding semua beasiswa lain, memang yang paling besar dari segi dukungan finansialnya LPDP,” ujar Yustina.
Hingga 2026, program beasiswa LPDP telah mendukung 58.444 penerima beasiswa gelar. Program ini juga melibatkan 583.171 peserta program kolaborasi. Program tersebut dilakukan bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Selain itu, terdapat 42.160 penerima beasiswa kolaborasi dengan Kementerian Agama.
Sejak 2021 hingga 2026, program beasiswa LPDP diarahkan pada berbagai bidang strategis. Bidang tersebut meliputi STEM, industri pangan dan maritim, energi, kesehatan, pertahanan, digitalisasi, hilirisasi, manufaktur, material maju, kewirausahaan, serta industri kreatif.
LPDP mencatat saat ini terdapat sekitar 38 ribu penerima beasiswa yang sedang menempuh studi.
Jumlah tersebut menunjukkan besarnya komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi. Para penerima beasiswa menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri. Mereka diharapkan menyelesaikan pendidikan dengan baik. Setelah itu, mereka diharapkan berkontribusi bagi pembangunan Indonesia di berbagai sektor strategis. (*ORJ/Red)
