Skip to content
Golan Nusantara

Golan Nusantara

Berita dan Informasi Seputar Nusantara

www.golandigital.com
  • Beranda
  • Sejarah
  • Misteri
  • Berita
  • Informasi
  • Budaya dan Tradisi
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Tokoh
  • Wisata
  • Forum & Diskusi
Golan Video
  • Home
  • Berita
  • Ferry Irwandi Klarifikasi Sindiran Rp 10 Miliar
  • Berita

Ferry Irwandi Klarifikasi Sindiran Rp 10 Miliar

Gabriela Tiara Christi December 10, 2025
ferry irwandi 10 miliar

Ferry Irwandi klarifikasi sindiran Rp 10 miliar dari anggota Komisi I DPR RI Endipat Wijaya. (Dok. Foto : Instagram @irwandiferry)

Post Views: 205

JAKARTA, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Ferry Irwandi klarifikasi sindiran Rp 10 miliar dari Anggota Komisi I DPR RI Endipat Wijaya setelah namanya disebut dalam konteks kritik terhadap relawan yang dianggap “sok paling kerja” di daerah bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pernyataan Ferry melalui Instagram Story langsung memicu reaksi publik yang luas, menyebar cepat di media sosial, dan membuka kembali diskusi mengenai kontribusi relawan serta efektivitas komunikasi pemerintah dalam penanganan bencana nasional.

Dalam konteks isu nasional yang berkembang pesat, nama Ferry Irwandi seorang influencer dan relawan kemanusiaan kembali ramai diperbincangkan publik. Polemik ini bermula setelah rapat kerja Komisi I DPR RI dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Senin (8/12). Pada forum tersebut, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, Endipat Wijaya, secara tidak langsung menyinggung keberadaan relawan tertentu yang disebut “sok paling kerja” dan “cuma nyumbang Rp 10 miliar doang”.

Meskipun nama Ferry tidak disebut secara eksplisit, publik segera mengaitkan pernyataan tersebut dengan dirinya, mengingat beberapa hari sebelumnya ia melakukan aksi kemanusiaan yang viral di Aceh. Oleh karena itu, pernyataan tersebut segera memunculkan gelombang diskusi, baik berupa dukungan maupun kritik terhadap ucapan Endipat.

Reaksi Ferry Irwandi muncul melalui Instagram Story di akun @ferryirwandi. Seorang netizen bertanya kepada dirinya “Tanggapannya bung terhadap statement ‘penyaluran 10M berasa si paling kerja?”

Dengan nada yang rendah hati, Ferry memberikan jawaban singkat namun sarat makna. Ia menegaskan, “Gue malah ngerasa kurang euy, beneran. I wish I can do more.” Jawaban tersebut tidak mengandung kemarahan ataupun pembelaan berlebihan, tetapi justru menunjukkan sikap reflektif dan keinginannya untuk memberikan bantuan lebih besar.

Foto tangkapan layar pernyataan tersebut dengan cepat menyebar di platform X. Dalam hitungan jam, ribuan pengguna memberikan respons positif, memuji kerendahan hati Ferry sekaligus mempertanyakan konteks kritik yang disampaikan Endipat dalam rapat tersebut.

Pernyataan Endipat disampaikan dalam rapat Komisi I DPR RI yang menghadirkan Menteri Komdigi Meutya Hafid. Rapat itu membahas isu strategis nasional, termasuk tantangan komunikasi digital pemerintah dalam penanganan bencana yang terjadi beruntun di Aceh, Sumut, dan Sumbar sejak akhir November.

Dalam kesempatan itu, Endipat menekankan pentingnya peran Komdigi dalam merespons isu-isu sensitif yang beredar di media sosial.

“Fokus nanti ke depan Komdigi ini mengerti dan tahu persis isu sensitif nasional, membantu pemerintah memberitahukan dan mengamplifikasi informasi-informasi itu, sehingga enggak kalah viral dibandingkan dengan teman-teman yang sekarang ini sok paling-paling di Aceh, di Sumatera, dan lain-lain itu, Bu.” ujar Endipat.

Ia kemudian menambahkan kritik terkait relawan yang hanya datang sekali namun dianggap bekerja paling besar.
“Ada orang yang cuma datang sekali, seolah-olah paling bekerja di Aceh. Padahal negara sudah hadir dari awal, ada orang baru datang, baru bikin satu posko, ngomong pemerintah enggak ada. Padahal pemerintah sudah bikin ratusan posko di sana.”

Tidak hanya itu, Endipat juga menyinggung donasi yang dilakukan relawan tertentu.
“Orang-orang cuma nyumbang Rp 10 miliar, negara sudah triliun-triliunan ke Aceh itu, Bu. Jadi yang kayak gitu-gitu, mohon dijadikan perhatian.”

Pernyataan ini memicu reaksi publik yang mempertanyakan apakah kritik tersebut dialamatkan kepada Ferry Irwandi atau relawan lainnya. Namun demikian, substansi pernyataan Endipat lebih menyoroti narasi media sosial yang dianggap menutupi fakta bahwa pemerintah telah hadir sejak awal.

Secara publik, reaksi masyarakat cenderung mengarah pada dukungan terhadap Ferry. Banyak warganet menilai sikap Ferry yang merendah justru semakin menunjukkan ketulusan aksinya. Di sisi lain, kritikan terhadap pemerintah yang dinilai kurang kuat dalam mengomunikasikan upaya penanganan bencana kembali mengemuka.

Bagi pemerintah, situasi ini menjadi pengingat bahwa komunikasi digital tidak bisa dianggap sepele. Isu kemanusiaan membutuhkan narasi yang kuat, akurat, dan mudah dipahami agar masyarakat mengetahui upaya yang telah dilakukan negara.

Selain itu, polemik ini memunculkan urgensi harmonisasi antara pemerintah dan relawan. Kolaborasi keduanya sangat dibutuhkan agar penanganan bencana berjalan lebih efektif, terutama dalam distribusi bantuan, pengelolaan informasi, dan pelaporan kegiatan. (*GTC/Red)

Tags: bantuan korban bencana bencana aceh komisi I dpr komunikasi pemerintah relawan kemanusiaan

Post navigation

Previous Api Abadi Mrapen di Grobogan Jawa Tengah
Next Profil AKBP William Tanasale Dicopot dari Jabatan

Related Stories

Polri Berantas Haji Ilegal Lewat Satgas Haji Nasional Polri berantas haji ilegal
  • Berita

Polri Berantas Haji Ilegal Lewat Satgas Haji Nasional

April 15, 2026
Gibran Tingkatkan Industri Gim Nasional untuk Ekonomi Kreatif penguatan industri gim nasional
  • Berita

Gibran Tingkatkan Industri Gim Nasional untuk Ekonomi Kreatif

April 15, 2026
Siswa SMP di Siak Tewas Terkena Ledakan Senpi Rakitan Saat Tugas Sekolah evaluasi praktikum KBM
  • Berita

Siswa SMP di Siak Tewas Terkena Ledakan Senpi Rakitan Saat Tugas Sekolah

April 14, 2026

Advertising room

Cari Kampus Teologi Daerah Jakarta?

STT Lintas Budaya Jakarta Aja, Cek Yuk di

WWW.STTLINTASBUDAYA.AC.ID

iklan banner

Kirimkan iklan banner untuk promosi produk/jasa Anda yang akan ditempatkan disini.

Taq Populer

agus fatoni badan gizi nasional budaya indonesia budaya nusantara fenomena alam gaya hidup sehat kebijakan pemerintah kerukunan umat beragama literasi digital pahlawan nasional pengabdian masyarakat prabowo subianto program makan bergizi gratis purbaya yudhi sadewa sejarah indonesia sejarah nusantara tokoh nasional transformasi digital umkm universitas bina sarana informatika

Categories

  • Berita
  • Budaya dan Tradisi
  • Forum & Diskusi
  • Informasi
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Misteri
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Wisata

Relasi Backlink

Banner BlogPartner Backlink.co.idSeedbacklink

Bergabung:

  • Menjadi Penulis/Jurnalis
  • Menjadi Kordinator/ Kontributor Daerah
  • Program Digitalisasi Sekolah Lebih Profesional
  • Program Penulisan Berita Desa Nasional
  • Program UMKM Go Digital

Kerjasama:

  • Publikasi Artikel Press Release
  • Publikasi Artikel Endorsement
  • Liputan Event
  • Program Afiliasi
  • Iklan Banner
  • Backlink/Content Placement
  • Jasa Advertorial

Informasi:

  • Tentang Golan Nusantara
  • Tim Redaksi
  • Kontak

Media Partner:

  • Golan Education
Copyright © 2025 PT. Golan Digital Kreatif. All rights reserved. | By Golan Website

Disclaimer - Terms and Conditions - Privacy Policy