Lansia Ditahan di Stasiun Tanjung Barat Diduga Lecehkan Penumpang (Dok. KAi Indonesia)
JAKARTA, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Lansia ditahan di Stasiun Tanjung Barat setelah diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan di dalam rangkaian Commuter Line rute Jakarta Kota–Bogor. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu malam dan sempat menyita perhatian publik setelah videonya viral di media sosial, sehingga memicu respons cepat dari petugas keamanan dan manajemen KAI Commuter.
“Setelah diturunkan di stasiun, pelaku dan korban dibawa ke Pos Pengamanan Stasiun Tanjung Barat untuk dilakukan pemeriksaan,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Senin (26/1/2026).
Peristiwa dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi di dalam Commuter Line No. 1458 relasi Jakarta Kota–Bogor pada Sabtu (24/1/2026) malam. Berdasarkan informasi resmi, kejadian berlangsung sekitar pukul 23.24 WIB saat kereta masih dalam perjalanan menuju tujuan akhir.
Dalam proses pemeriksaan awal di Pos Pengamanan Stasiun Tanjung Barat, terduga pelaku yang merupakan seorang pria lanjut usia mengakui perbuatannya. Ia menyatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan secara sengaja terhadap penumpang perempuan.
Pengakuan ini memperkuat dugaan bahwa telah terjadi pelecehan seksual di dalam transportasi publik, yang seharusnya menjadi ruang aman bagi seluruh pengguna tanpa terkecuali. Dengan adanya pengakuan tersebut, pihak KAI Commuter mengambil langkah lanjutan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.
Sementara itu, momen saat korban melabrak pelaku di dalam kereta sempat direkam oleh penumpang lain dan beredar luas di media sosial. Video tersebut kemudian menjadi viral dan menuai berbagai reaksi dari masyarakat.
“Namun sangat disayangkan, korban tidak melanjutkan untuk proses hukumnya,” kata Karina.
Selain mengambil tindakan terhadap pelaku, KAI Commuter juga memberikan apresiasi kepada korban dan penumpang lain yang berani melaporkan kejadian tersebut. Keberanian untuk bersuara dan melapor dinilai sangat penting dalam upaya mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.
“KAI Commuter juga siap memberikan dukungan penuh untuk melindungi dan mendampingi korban dalam melanjutkan proses hukumnya kepada pihak berwajib,” ucap Karina. (*GTC/Red)
