Skip to content
Golan Nusantara

Golan Nusantara

Berita dan Informasi Seputar Nusantara

  • Beranda
  • Sejarah
  • Misteri
  • Berita
  • Informasi
  • Budaya dan Tradisi
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Tokoh
  • Wisata
  • Forum & Diskusi
Golan Video
  • Home
  • Berita
  • Menteri Ekraf Dorong Startup Kreatif Kampus
  • Berita

Menteri Ekraf Dorong Startup Kreatif Kampus

Olivia Rilan Jedahul July 17, 2026
menteri ekraf startup kreatif

Menteri ekraf dukung startup kreatif

Post Views: 9

JAKARTA, GOLANNUSANTARA.COM– Menteri Ekraf Startup Kreatif menjadi langkah yang terus diperkuat pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif nasional melalui sinergi dengan dunia pendidikan tinggi. Kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dinilai mampu membuka ruang yang lebih luas bagi lahirnya inovasi dan pengembangan riset. Upaya ini juga diharapkan meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta melahirkan wirausaha baru berbasis kreativitas. Mahasiswa pun didorong mengembangkan ide kreatif menjadi produk dan layanan bernilai ekonomi sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mendorong perguruan tinggi menjadi motor lahirnya startup kreatif sebagai bagian dari implementasi Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045. Langkah tersebut diwujudkan melalui penjajakan kolaborasi strategis antara Kementerian Ekraf dan Universitas Sahid.

Menurut Riefky, Rindekraf yang telah ditetapkan sebagai arah pembangunan ekonomi kreatif nasional selama 20 tahun ke depan membutuhkan dukungan dunia akademik. Dukungan tersebut diperlukan untuk mencetak talenta unggul, memperkuat riset, serta mendorong lahirnya inovasi dan kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif. Perguruan tinggi dinilai memiliki peran penting karena menjadi tempat berkembangnya berbagai gagasan baru. Gagasan tersebut dapat diterapkan sebagai solusi bagi kebutuhan industri kreatif. Melalui dukungan akademisi, mahasiswa, dan pelaku industri, pengembangan ekonomi kreatif diharapkan berjalan lebih terarah serta berkelanjutan.

“Rindekraf 2026–2045 telah ditetapkan sebagai arah pembangunan ekonomi kreatif nasional dalam 20 tahun ke depan. Saya melihat kompetensi yang dimiliki Universitas Sahid selaras dengan berbagai subsektor ekonomi kreatif. Keselarasan tersebut menjadi modal yang baik untuk mengembangkan kolaborasi dalam penguatan talenta, riset, dan inovasi ekonomi kreatif,” ujar Riefky.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah melihat dunia pendidikan sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif. Berbagai program studi yang berkaitan dengan industri kreatif dinilai mampu melahirkan inovasi. Inovasi tersebut tidak hanya memiliki nilai akademis, tetapi juga bernilai ekonomi. Hasilnya diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Universitas Sahid mengajukan enam program kolaborasi strategis, antara lain pengembangan Creative Hub kampus dan beasiswa konten kreator, program Desa Kreatif berbasis riset dan pengabdian masyarakat, kolaborasi heksaheliks tingkat kampus, inkubasi dan akselerasi startup kreatif, rekognisi pembelajaran bagi pelaku ekonomi kreatif melalui konversi SKS, serta sosialisasi Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi kreator konten.

Usulan tersebut mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang semakin kuat. Creative Hub diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi mahasiswa, dosen, pelaku industri, dan komunitas kreatif. Melalui fasilitas tersebut, proses penciptaan inovasi dapat berlangsung secara berkelanjutan. Program inkubasi startup kreatif juga diproyeksikan membantu mahasiswa maupun lulusan mengembangkan ide bisnis hingga siap memasuki pasar secara profesional.

Selain itu, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama dalam penyelenggaraan pelatihan, seminar, workshop, kompetisi, pendampingan UMKM, hingga pengembangan riset guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Program pelatihan dan seminar diharapkan mampu meningkatkan kompetensi peserta sesuai kebutuhan industri kreatif. Workshop dan kompetisi juga menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan serta memperluas jejaring. Kegiatan tersebut memberi pengalaman dalam menciptakan produk kreatif yang inovatif. Pendampingan terhadap UMKM juga dinilai penting agar pelaku usaha mampu meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan kreativitas, teknologi, dan strategi pemasaran yang lebih efektif.

Menanggapi usulan tersebut, Riefky mengatakan sebagian besar program telah sejalan dengan kebijakan Kementerian Ekraf, khususnya dalam pengembangan Desa Kreatif, Creative Hub, dan talenta ekonomi kreatif. Karena itu, pembahasan teknis akan segera dilakukan agar sejumlah program prioritas dapat direalisasikan.

Keselarasan antara usulan kampus dan arah kebijakan pemerintah menjadi modal penting dalam mempercepat implementasi berbagai program. Realisasi program tersebut diharapkan mampu memperluas kesempatan bagi mahasiswa dan masyarakat. Mereka dapat terlibat langsung dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis inovasi dan kewirausahaan.

Ia juga menekankan pentingnya mempercepat kolaborasi dengan asosiasi kreator konten, pengembangan inkubasi startup kreatif, serta sosialisasi NIB bagi kreator konten sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif.

Kolaborasi dengan asosiasi kreator konten dinilai dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri. Dengan begitu, proses pembelajaran menjadi lebih relevan dengan kebutuhan lapangan. Sosialisasi Nomor Induk Berusaha juga diharapkan mendorong para kreator konten memahami aspek legalitas usaha. Langkah tersebut akan membantu aktivitas ekonomi kreatif berkembang secara profesional dan berkelanjutan.

Sementara itu, Rektor Universitas Sahid Giyatmi menyatakan kesiapan kampus untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami berharap ada banyak hal yang dapat dikolaborasikan sesuai kapasitas Universitas Sahid. Apapun yang memiliki irisan dengan ekonomi kreatif, kami siap berkontribusi melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia serta kemajuan bangsa dan negara,” kata Giyatmi.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan. Kampus juga menjadi pusat pengembangan inovasi yang mampu menghasilkan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan. Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi diyakini dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia. Kerja sama tersebut juga diharapkan meningkatkan daya saing Indonesia di sektor ekonomi kreatif.

Melalui kolaborasi ini, Kementerian Ekraf dan Universitas Sahid berkomitmen menindaklanjuti pembahasan teknis guna memperkuat pengembangan talenta, riset, inovasi, dan kewirausahaan, termasuk melahirkan lebih banyak startup kreatif sebagai implementasi Rindekraf 2026–2045.

Komitmen tersebut menjadi langkah nyata dalam mendukung target pembangunan ekonomi kreatif nasional. Pemerintah akan memanfaatkan potensi perguruan tinggi sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan inovasi. Melalui langkah tersebut, diharapkan semakin banyak startup kreatif lahir dari lingkungan kampus. Startup tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah ekonomi, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan potensi ekonomi kreatif yang besar di tingkat global.(*ORJ/RED)

Tags: ekonomi kreatif inovasi kampus rindekraf talenta digital universitas sahid

Post navigation

Previous Kemensos Siapkan Bansos Lewat Koperasi Merah Putih
Next Strategi Memahami Alur Logistik Internasional untuk Ekspansi Bisnis 

Related Stories

Ojol Medan Gagalkan Pencurian Motor Rekannya Ojol Medan Gagalkan Pencurian
  • Berita

Ojol Medan Gagalkan Pencurian Motor Rekannya

July 31, 2026
Prabowo Resmikan Renovasi Stasiun Tawang Prabowo Resmikan Renovasi Stasiun
  • Berita

Prabowo Resmikan Renovasi Stasiun Tawang

July 30, 2026
Presiden Prabowo Apresiasi Lulusan Terbaik IPDN dari Anak Buruh hingga Petani Presiden Prabowo Apresiasi
  • Berita

Presiden Prabowo Apresiasi Lulusan Terbaik IPDN dari Anak Buruh hingga Petani

July 29, 2026

Advertising room

Cari Kampus Teologi Daerah Jakarta?

STT Lintas Budaya Jakarta Aja, Cek Yuk di

WWW.STTLINTASBUDAYA.AC.ID

iklan banner

Kirimkan iklan banner untuk promosi produk/jasa Anda yang akan ditempatkan disini.

Taq Populer

budaya indonesia budaya nusantara ekonomi indonesia iak renatus kebijakan pemerintah literasi digital mahasiswa bsi pendidikan pendidikan indonesia pendidikan kristen pengabdian masyarakat prabowo subianto program makan bergizi gratis sejarah indonesia sejarah nusantara tokoh nasional transformasi digital ubsi universitas bina sarana informatika universitas bsi

Categories

  • Berita
  • Budaya dan Tradisi
  • Forum & Diskusi
  • Informasi
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Misteri
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Wisata

Relasi Backlink

Banner BlogPartner Backlink.co.idSeedbacklink

Bergabung:

  • Menjadi Penulis/Jurnalis
  • Menjadi Kordinator/ Kontributor Daerah
  • Program Digitalisasi Sekolah Lebih Profesional
  • Program Penulisan Berita Desa Nasional
  • Program UMKM Go Digital

Kerjasama:

  • Publikasi Artikel Press Release
  • Promosi Usaha
  • Publikasi Artikel Endorsement
  • Liputan Event
  • Program Afiliasi
  • Iklan Banner
  • Backlink/Content Placement
  • Jasa Advertorial

Informasi:

  • Tentang Golan Nusantara
  • Tim Redaksi
  • Kontak

Media Partner:

  • Golan Digital
  • Golan Website
  • Golan Education
Copyright © 2025 PT. Golan Digital Kreatif. All rights reserved. | By Golan Website

Disclaimer - Terms and Conditions - Privacy Policy