Michael Octavian Dari Manusia Silver ke RunwayFoto: Dok. Instagram @mike.octavian31.
JAKARTA, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Michael Octavian memulai kehidupannya dengan cara yang jauh dari kemewahan. Pada awalnya, ia dikenal sebagai remaja yang mencari nafkah dengan menjadi manusia silver di kawasan Pasar Baru, Jakarta. Di bawah terik matahari dan sorotan lampu merah, Michael berusaha bertahan demi kemandirian ekonomi.
Seiring waktu, aktivitas tersebut ia jalani bukan tanpa alasan. Michael mengaku bahwa pilihannya menjadi manusia silver dilatarbelakangi keinginan untuk mandiri dan tidak membebani orang tua. Dengan usia yang masih sangat muda, ia telah memahami kerasnya realitas kehidupan.
“Aku beneran manusia silver berawal dari teman-teman rumah yang mencari uang dari situ. Aku asli Jakarta dan di daerah Pasar Baru, kira-kira sudah mau setahun. Pendapatannya sehari Rp 80-100 Ribu/hari,” kata remaja yang akrab disapa Mike itu.
Dengan penghasilan yang tidak menentu dan risiko razia, Michael tetap bertahan karena pengalaman tersebut membentuk mental dan rasa syukurnya.
Popularitas Michael Octavian semakin meningkat ketika ia diundang sebagai narasumber dalam program televisi nasional Pagi-Pagi Ambyar. Di hadapan Dewi Perssik, Caren Delano, dan Rian Ibram, Michael menceritakan perjalanan hidupnya secara terbuka dan jujur.
Dalam kesempatan tersebut, Michael menegaskan bahwa masa lalunya bukanlah hal yang ia sesali, melainkan fondasi yang membentuk dirinya hari ini. Kejujuran dan kerendahan hatinya membuat banyak penonton tersentuh.
Di sisi lain, profesi sebagai manusia silver tentu menyimpan risiko besar. Michael menyadari hal tersebut, namun ia memilih untuk melihatnya sebagai bagian dari proses pembelajaran hidup yang berharga.
“Pernah diamanin tapi lari (kabur). Mike karena di luar sana kepengen punya pengalaman dan belajar bersyukur. Umur aku masih 16 tahun. Orang tua masih ada, kerjanya grabcar bapak, kalau ibu rumah tangga,” tambahnya.
Melalui pengalaman tersebut, Michael belajar tentang tanggung jawab, keberanian, serta pentingnya menghargai setiap kesempatan yang datang. Nilai-nilai inilah yang kemudian menjadi bekal penting saat hidupnya mulai berubah.
Perubahan besar dalam hidup Michael Octavian bermula ketika sebuah video makeover dirinya viral di media sosial. Tanpa disadari, momen saat ia bekerja di lampu merah menjadi pintu gerbang menuju dunia yang sama sekali baru.
Potensi tersembunyi Michael pertama kali ditangkap oleh tim Captain Barbershop. Mereka melihat karakter kuat dan visual yang menonjol di balik balutan cat perak yang melekat pada tubuh Michael setiap hari.
“Aku nggak nyangka banget (bisa viral). Berawal dari video dan ada satu agency yang tertarik dengan Mike. Aku lagi minta-minta di video itu di lampu merah dan ada yang videoin. Awalnya aku ada pihak dari Captain Barbershop yang minta aku buat di makeover dan bikin video,” jelasnya.
Melalui proses makeover tersebut, publik mulai melihat sisi lain dari Michael yang selama ini tersembunyi di balik kerasnya kehidupan jalanan.
Setelah video tersebut viral, tawaran profesional pun berdatangan. Michael kemudian dilirik oleh agensi model dan brand fashion ternama. Salah satu kolaborasi penting yang mengubah arah hidupnya adalah bersama label busana Signore.
“Di situ aku tidak ada kegiatan dan aku mau di-makeover. Nggak nyangka bakalan jadi viral. Dan dilirik menjadi model. Beberapa bulan video itu, langsung ada tawaran masuk agency,” ungkap remaja yang dipuji fotogenik oleh Dewi Perssik tersebut.
Tak hanya berhenti di layar televisi, Michael Octavian kini telah menapaki panggung mode paling bergengsi di Indonesia. Ia dipercaya tampil dalam ajang Plaza Indonesia Fashion Week dan bekerja sama dengan desainer papan atas.
“Perasaan aku senang bangeta da banyak teman-teman aku yang support aku, Alhamdulillah sekarang jadi percaya diri banget. Aku sudah jalan di panggung Plaza Indonesia Fashion Week dan desainer Danjyo Hiyoji dan Sapto Djojokartiko,” jelasnya.
Meski sempat merasa gugup, Michael mengaku bahwa dukungan dari lingkungan sekitar membuatnya semakin percaya diri.
“(Pertama kali jalan catwalk) aku awalnya tegang karena baru padahal hati mah senang banget lutut sampai goyang dan bergetar banget.”, tambahnya.
Seiring perubahan karier, kondisi finansial Michael pun ikut berubah. Ia mengakui bahwa penghasilannya kini jauh lebih baik dan membawa kebahagiaan bagi keluarganya.
“Alhamdulillah bayarannya sudah berbeda hehehe. Ibu saya senang banget,” ucapnya singkat.
Kehadiran sang ibu, Susan, di studio televisi menjadi momen paling emosional. Susan mengungkapkan bahwa putranya dahulu bekerja secara diam-diam demi kemandirian.
“Alhamduliilah saya banget banget asli saya bangga. Saya bangga Alhamdulillah ini untuk dia. Mike pertama umpet-umpetan jadi manusia silver, saya jualan ikan asin di pasar, kemana ini anak. Waktu itu ada razia, bapaknya nyariin alhamdulillah dia kabur dan saya marahin. Tidak usah mungkin karena kepengen mandiri Alhamdulillah kerja kerasnya berhasil,” tutur sang ibu sambil menahan air mata.
Sebagai penutup, Susan menyampaikan doa dan harapan sederhana bagi masa depan putranya.
“Sukses ya Mike mama doain,” pungkas sang ibu. (*GTC/Red)
