Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan (Foto : Ilustrasi MBG)
JAKARTA, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Isu yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dihentikan setelah Idul Fitri atas arahan Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak benar. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan program justru berlanjut dan diperluas pasca-Idul Fitri.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan tidak pernah ada kebijakan ataupun arahan penghentian MBG setelah Hari Raya Idul Fitri. Dadan menegaskan informasi yang beredar di sejumlah platform digital tersebut tidak bersumber dari pernyataan resmi pemerintah.
“Program MBG akan tetap jalan setelah Idul Fitri. Tidak ada rencana penghentian seperti yang beredar,” ujar Dadan di Jakarta, Senin (2/3).
Menurut Dadan, pasca-Idul Fitri program justru memasuki fase perluasan layanan secara signifikan. Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditargetkan meningkat hingga 25.000 unit yang tersebar di berbagai daerah.
“Jumlah SPPG akan mencapai 25.000 setelah Idul Fitri dan akan melayani lebih dari 61,2 juta penerima manfaat,” jelasnya.
Selain peningkatan cakupan, BGN juga memastikan penyajian MBG kembali menggunakan menu segar sesuai standar mutu dan ketentuan gizi yang telah ditetapkan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan asupan gizi optimal bagi para penerima manfaat.
“Kami kembali ke menu segar agar kualitas layanan semakin baik dan manfaat gizinya optimal bagi para penerima,” tegas Dadan.
Isu yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dihentikan setelah Idul Fitri atas arahan Prabowo Subianto dipastikan tidak benar. Sebelumnya, informasi tersebut beredar luas di sejumlah platform digital dan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Namun demikian, Badan Gizi Nasional (BGN) secara tegas membantah kabar tersebut. Pemerintah memastikan bahwa program strategis nasional ini justru memasuki tahap penguatan dan perluasan layanan pasca-Idul Fitri.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan tidak pernah ada kebijakan ataupun arahan penghentian MBG setelah Hari Raya Idul Fitri. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak bersumber dari pernyataan resmi pemerintah.
“Program MBG akan tetap jalan setelah Idul Fitri. Tidak ada rencana penghentian seperti yang beredar,” ujar Dadan di Jakarta, Senin (2/3).
Menurut Dadan, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan mengalami peningkatan besar di berbagai daerah di Indonesia. Target tersebut menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan gizi masyarakat.
“Jumlah SPPG akan mencapai 25.000 setelah Idul Fitri dan akan melayani lebih dari 61,2 juta penerima manfaat,” jelasnya.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan program di lapangan. Dengan demikian, kualitas makanan yang diberikan dapat terus terjaga dan memberikan manfaat optimal bagi penerima.
“Kami kembali ke menu segar agar kualitas layanan semakin baik dan manfaat gizinya optimal bagi para penerima,” tegas Dadan. (*GTC/Red)
