Souvenir Pernikahan Kalcer Sayuran Viral (Dok. Instagram @bunimanten)
JAKARTA, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Souvenir Pernikahan Kalcer merupakan konsep buah tangan pernikahan yang mengusung ide “kultural” dengan sentuhan modern dan relevan bagi generasi masa kini. Konsep ini pertama kali viral setelah diunggah oleh akun resmi Instagram, tepatnya melalui akun @bunimanten.
“POV: Wedding kamu ada souvenir kalcerUnik, beda dari yang lain, dan pasti jadi bahan cerita tamu undangan.Nikah tetap elegan, tapi sentuhannya fresh & out of the box + Siap bikin konsep✨,” dalam unggahan akun Instagram @bunimanten
Konsep Souvenir Pernikahan Kalcer ini digagas oleh Bunimanten, sebuah vendor pernikahan berbasis di Tangerang Selatan. Pemiliknya, Dwi dan Wina (32 tahun), dikenal sebagai pasangan pengusaha muda yang fokus pada inovasi konsep resepsi pernikahan modern.
Menurut pihak Bunimanten, konsep tersebut merupakan bagian dari spesialisasi mereka yang dinamakan “Kalcer Souvenir.” Ide ini bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan bagian dari visi untuk menghadirkan pengalaman resepsi yang lebih bermakna.
Mereka menjelaskan bahwa video yang viral tersebut adalah dokumentasi pernikahan pasangan Putra dan Elsy yang digelar pada 15 Februa
ri 2026 di lokasi bernama Buni Manten. Mengusung tema Kalcer Wedding, resepsi tersebut dirancang menghadirkan pengalaman berbelanja bahan pangan segar secara langsung di area acara.
Resepsi unik ini berlangsung pada 15 Februari 2026 di venue Buni Manten, Tangerang Selatan. Lokasi tersebut disulap menjadi area yang menyerupai pasar tradisional modern dengan sentuhan estetik.
Rak-rak kayu disusun rapi menyerupai lapak pedagang sayur. Penataan dilakukan secara organik namun tetap elegan sehingga tetap selaras dengan suasana pernikahan formal. Para tamu bebas memilih berbagai komoditas dapur seperti wortel, terong, timun, tomat, jagung, selada, hingga dedaunan hijau segar lainnya.
Dengan demikian, konsep ini tidak hanya unik, tetapi juga menghadirkan interaksi langsung antara tamu dan “lapak” souvenir, sehingga menciptakan pengalaman yang berbeda dibandingkan resepsi konvensional.
Pada umumnya, souvenir pernikahan identik dengan barang pajangan, peralatan rumah tangga kecil, atau cenderamata simbolis. Namun, konsep Souvenir Pernikahan Kalcer justru mendobrak stigma tersebut.
“Kami ingin mendobrak stigma bahwa souvenir harus berupa barang pajangan. Kami menghadirkan pengalaman berbelanja bahan pangan segar yang ditata secara organik dan estetik menggunakan rak kayu, memberikan kesan hangat dan membumi,” pungkas pihak Bunimanten.
“Kami percaya bahwa souvenir terbaik adalah yang tidak berakhir di tempat sampah, melainkan yang bisa dimasak dan dinikmati di meja makan keluarga tamu,” tambahnya.
Menyediakan sayuran segar sebagai souvenir tentu bukan perkara sederhana. Berbeda dengan benda mati, bahan pangan termasuk kategori perishable goods yang memiliki masa simpan terbatas.
“Tantangannya adalah menjaga kesegaran bahan baku (perishable goods) dan estetika penataan agar tidak terlihat berantakan,” ujar Dwi dan Wina.
Tidak butuh waktu lama hingga unggahan tersebut dipenuhi komentar positif. Banyak warganet yang mengapresiasi ide inovatif ini.
“Boleh juga Ide baru buat souvenir nih,” ungkap akun @winacdwi.
“Gemazzz souvenir nya,” ujar akun @azkarahiyants
“Bagi saya, ini bukan sekadar tugas vendor, tapi sebuah misi untuk menunjukkan bahwa Gen-Z atau pasangan modern bisa tetap relevan dengan tradisi (berbagi pangan) namun dengan kemasan yang jauh lebih keren dan Instagramable,” ungkap bunimanten. (*GTC/Red)
