WWW.GOLANNUSANTARA.COM – BOGOR. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan pelatihan keamanan siber bagi anggota Komunitas Lokabisa di Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, pada 26 September 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam melakukan transaksi digital serta melindungi data usaha.
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tersebut dilaksanakan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UBSI. Materi pelatihan berfokus pada risiko penipuan transaksi elektronik, phishing, pencurian data, serta langkah pengamanan akun dan aset digital usaha.
Pelatihan mengusung tema “Pelatihan Peningkatan Kesadaran Keamanan Siber dalam Transaksi Elektronik pada Kegiatan Usaha Anggota Komunitas Lokabisa Desa Ragajaya Kabupaten Bogor”.

Kegiatan berlangsung secara hybrid di PAUD Cerdas Ceria, Desa Ragajaya. Seluruh peserta hadir langsung di lokasi, sedangkan dua dosen panitia, termasuk tutor utama, mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.
Tim pelaksana dipimpin Ade Surya Budiman, S.T., M.Kom., yang hadir mendampingi peserta di lokasi. Tim dosen juga melibatkan Nur Ali Farabi, M.Kom., Fahrizal, S.Pd., M.Kom., serta Erwin Setyawan, S.T., M.Pd., sebagai tutor utama yang menyampaikan materi secara daring. Panitia lapangan membantu pendampingan teknis dan kelancaran kegiatan.
Ade menjelaskan bahwa dukungan LPPM UBSI memungkinkan tim menjangkau Komunitas Lokabisa sebagai mitra yang membina wirausaha muda dan pelaku UMKM di Ragajaya.
Menurutnya, pemahaman keamanan siber diperlukan untuk mengurangi risiko kejahatan digital dan melindungi modal usaha ketika pelaku UMKM beralih ke layanan bisnis digital. Ia juga mengapresiasi dukungan LPPM UBSI dalam menghadirkan edukasi yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Dalam penyampaian materi, Erwin Setyawan menekankan pentingnya mengenali ancaman siber yang dapat mengganggu operasional usaha. Peserta mengikuti pembahasan secara interaktif dan memperoleh pendampingan praktik dari tim di lokasi.
Materi praktik mencakup pembuatan dan pengelolaan kata sandi yang kuat, pengamanan aset digital, pencegahan phishing dan malware, serta pencadangan dan pemulihan data usaha.
Tim pelaksana juga memberikan kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengevaluasi pemahaman peserta. Hasil evaluasi akan dilaporkan kepada LPPM UBSI sebagai bagian dari luaran kegiatan.
Komunitas Lokabisa menyambut positif pelatihan tersebut dan berharap kerja sama dengan LPPM UBSI dapat berlanjut.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat menerapkan langkah keamanan digital dalam operasional usaha sehari-hari, mulai dari transaksi pembayaran elektronik hingga pengelolaan akun media sosial bisnis.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya UBSI mendukung literasi digital masyarakat dan membantu pelaku UMKM membangun kebiasaan bertransaksi secara lebih aman. (*Red)
