Video Viral Penumpang KAI Semprot Jalan, Ini Respons PT KAI. Foto : Dok. PT KAI
JAKARTA, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Video viral penumpang KAI semprot jalan tersebut pertama kali diunggah ke platform TikTok dan langsung menarik perhatian warganet. Berdasarkan pantauan detikcom, Kamis (29/1/2026), video itu telah diunggah sekitar enam hari sebelum menjadi perbincangan luas di publik.
Dalam video tersebut, terlihat seorang penumpang berada di dalam toilet kereta api. Selanjutnya, penumpang itu mengeluarkan jet shower yang biasanya digunakan untuk keperluan sanitasi di toilet. Namun, alih-alih digunakan sebagaimana mestinya, jet shower tersebut justru diarahkan ke jendela kereta.
Kemudian, saat kereta melintasi sebuah pelintasan rel, terlihat sejumlah pengendara kendaraan bermotor sedang berhenti dan menunggu kereta lewat. Pada momen inilah, pembuat video menyemprotkan air keluar jendela kereta sehingga air tersebut mengenai area jalan dan berpotensi mengenai pengendara yang sedang menunggu.
Selain itu, menyemprotkan air ke luar kereta saat melintas di pelintasan rel dinilai dapat membahayakan pengendara lain. Air yang disemprotkan berpotensi mengganggu konsentrasi pengendara, menyebabkan ketidaknyamanan, bahkan memicu risiko kecelakaan lalu lintas.
PT KAI tidak tinggal diam. Melalui akun TikTok resmi, PT KAI memberikan komentar langsung di kolom komentar unggahan video tersebut. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat sekaligus edukasi kepada masyarakat luas.
“Menanggapi video yang Kakak unggah, Railmin ingin menyampaikan imbauan kepada seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang tersedia di dalam Kereta Api. Seluruh fasilitas telah disediakan untuk mendukung kenyamanan perjalanan para penumpang, sehingga penggunaannya diharapkan sesuai dengan fungsinya,” bunyi komentar KAI yang ditulis di kolom komentar pengunggah.
PT KAI menyampaikan bahwa penggunaan fasilitas yang tidak sesuai peruntukannya dapat mengurangi kenyamanan penumpang lain. Selain itu, tindakan tersebut juga dapat mencoreng citra transportasi publik yang selama ini berupaya menjaga standar pelayanan dan keselamatan.
“Tindakan yang kurang tepat dalam menggunakan fasilitas tidak hanya dapat merugikan diri sendiri, tetapi juga berdampak pada kenyamanan penumpang lainnya. Railmin berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari,” katanya.
“Mari kita jadikan kereta api sebagai moda transportasi yang tertib, aman dan nyaman dengan saling menghormati serta menaati aturan yang berlaku,” sambungnya. (*GTC/Red)
