Bocah Perempuan Diduga Curi Rokok di Cipondoh. Foto : Ilustrasi AI
TANGERANG, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Peristiwa bocah perempuan curi rokok Cipondoh ini pertama kali diketahui publik melalui rekaman video yang beredar luas pada Rabu (4/2/2026). Dalam video tersebut, terlihat seorang bocah perempuan berambut sebahu dikelilingi sejumlah warga. Suasana tampak tegang ketika warga menginterogasi bocah tersebut terkait dugaan pencurian.
Selain itu, warga terlihat menanyai bocah perempuan tersebut mengenai sejumlah uang tunai yang ditemukan di dalam saku pakaiannya. Pertanyaan tersebut dilontarkan karena nominal uang yang ditemukan tergolong besar untuk ukuran seorang anak.
“Duit siapa ini?” tanya warga tersebut, dari video yang beredar, Rabu (4/2/2026).
“Mama,” timpal bocah tersebut.
“Emaknye aje cing suruh mari,” ujar seorang warga lainnya.
Selanjutnya, berdasarkan narasi yang beredar, warga menemukan uang tunai sebesar Rp1,3 juta di dalam kantong bocah tersebut. Temuan ini semakin menambah kecurigaan warga, terlebih karena bocah itu juga membawa beberapa bungkus rokok yang diduga hasil curian.
Namun demikian, bocah tersebut mengaku bahwa uang tersebut merupakan milik ibunya. Meski begitu, warga tetap mengamankan bocah tersebut untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, pihak kepolisian turut memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut. Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto, membenarkan adanya peristiwa pencurian yang dilakukan oleh seorang anak perempuan.
“Memang benar terjadi pencurian oleh anak perempuan inisial Z (13), kejadiannya Senin (2/2) jam 8 malam. Pihak korban tidak melapor karena kasihan anak kecil,” kata Prapto.
Lebih lanjut, AKP Prapto menjelaskan bahwa bocah tersebut berinisial Z (13) dan diketahui merupakan warga Kembangan, Jakarta Barat. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bocah tersebut diduga mencuri lima bungkus rokok kretek.
Selain itu, setelah proses interogasi selesai, ketua RW setempat mengambil langkah untuk mengantarkan bocah tersebut kembali ke rumahnya.
“Kemudian Ketua RW mengantar pelaku ke alamat rumahnya. Ternyata kata Ketua RT, anak ini sering melakukan pencurian, Ketua RT-nya sudah kecapekan,” ungkapnya.
Di sisi lain, berdasarkan keterangan ketua RT setempat, diketahui bahwa bocah Z tinggal berdua dengan ibunya. Ayah dari bocah tersebut diketahui telah meninggal dunia.
“Anaknya sudah nggak sekolah, putus sekolah,” imbuhnya. (*GTC/Red)
