Mahasiswa Universitas BSI Gelar Aksi Gotong Royong Untuk Revitalisasi Taman Pijar Depok. (Dok.Pribadi)
DEPOK, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Sejumlah mahasiswa program studi Teknik Elektro Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) turun langsung ke lapangan untuk membenahi fasilitas publik di Taman Pijar, Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Aksi sosial yang mengusung tema “Gotong Royong untuk Lingkungan Taman yang Bersih dan Terawat” ini dipimpin oleh Rizki Arrohman sebagai Ketua Pelaksana, dan merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan praktik lapangan mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di bawah bimbingan dosen Ibu Wasilatun Nikmah, S.Pd, MM. Kegiatan berlangsung sejak pagi pukul 08.00 WIB hingga malam hari pukul 19.00 WIB.
Taman Pijar selama ini menjadi ruang publik yang sangat krusial bagi warga sekitar untuk berkumpul, berolahraga, sekaligus tempat bermain anak-anak. Namun, berdasarkan survei awal yang dilakukan oleh Rizki Arrohman dan timnya, kondisi taman mengalami penurunan kualitas akibat faktor cuaca dan tingginya pemakaian.
Fasilitas kebersihan seperti tempat sampah organik dan anorganik ditemukan dalam kondisi rusak parah. Masalah lain juga terlihat pada beberapa fasilitas besi seperti tiang lampu utama, pagar pembatas (sling), serta wahana bermain anak seperti seluncuran dan jungkat-jungkit yang warnanya sudah pudar dan mulai berkarat sehingga bisa membahayakan anak-anak. Ditambah lagi, Ketua RT setempat, Bapak Fauzi, menyampaikan keluhan bahwa area lapak pedagang malam sangat minim pencahayaan sehingga mengganggu kenyamanan para pedagang di sana. Permasalahan nyata inilah yang mendorong tim mahasiswa BSI untuk bergerak membawa solusi.
Melihat kondisi tersebut, tim mahasiswa merancang program kerja untuk mengembalikan fungsi Taman Pijar agar kembali bersih, aman, dan nyaman digunakan. Fokus utama kegiatan ini adalah mengganti tempat sampah yang rusak demi mendukung pemilahan sampah, menghilangkan karat pada fasilitas publik melalui pengecatan ulang, serta memasang jalur kabel dan lampu baru di area pedagang agar kegiatan berjualan di malam hari bisa berjalan dengan lebih hidup dan aman.
Kegiatan ini dieksekusi secara mandiri dengan pembagian tugas yang ketat di antara delapan anggota kelompok. Urutan pengerjaan dimulai dari koordinasi perizinan bersama petugas kebersihan taman, Bapak Mamat. Untuk operasional, tim mahasiswa menggunakan dana mandiri kelompok sebesar Rp 655.300,- untuk membeli perlengkapan seperti dua unit tempat sampah baru (organik dan non-organik), stiker penanda, cat besi berbagai warna, kuas, thinner, dan amplas.

Pelaksanaan revitalisasi taman pijar Depok
Seluruh anggota kelompok yang terdiri dari Rizki Arrohman, Bagas Teguh Susilo, Rafi Arya Nugraha, Mochamad Fadli Saputra, Muhammad Zulfaruq Baihaqy, Rama Nur Hidayah, John Norris Nababan, dan Ilham Pamungkas Banyu Giri bahu-membahu membersihkan taman, mengamplas karat, hingga mengecat ulang tiang lampu, pagar sling, perosotan, dan jungkat-jungkit. Aksi ini juga mendapat dukungan penuh dari Pengelola Taman Pijar yang menghibahkan 4 buah lampu LED, kabel listrik kawat NYM sepanjang 25 meter, saklar, klem, kabel ties, untuk pengerjaan instalasi lampu pedagang malam serta beberapa kaleng cat abu-abu untuk tambahan mengecat pagar sling.
Kerja keras selama belasan jam tersebut membuahkan hasil yang memuaskan dan seluruh target capaian berhasil dipenuhi. Wajah Taman Pijar kini berubah drastis menjadi lebih asri, rapi, dan semua fasilitas bermain anak kembali aman dari ancaman karat. Dengan adanya tempat sampah baru, warga kini bisa kembali memilah sampah organik dan anorganik dengan baik. Dampak paling signifikan dirasakan langsung oleh para pedagang malam yang kini bisa berjualan dengan pencahayaan yang terang. Bapak Fauzi selaku Ketua RT mengaku sangat bersyukur karena aksi mahasiswa ini berhasil membuat taman menjadi lebih hidup, sementara Bapak Mamat merasa sangat terbantu karena sarana baru ini mempermudah tugas perawatan harian taman.
Seluruh rangkaian program PKM Mandiri ini selesai tepat pada pukul 19.00 WIB bersamaan dengan menyalanya lampu di lapak pedagang. Melalui pemanfaatan anggaran kelompok yang efisien serta ketepatan jadwal kerja pada Jum’at, 22 Mei 2026, tim mahasiswa berharap aksi ini bisa memicu kesadaran warga sekitar untuk terus merawat fasilitas umum secara swadaya. Kelompok mahasiswa Teknik Elektro Universitas BSI juga berkomitmen untuk tetap memantau kondisi taman agar seluruh fasilitas yang telah diperbaiki bisa terus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat disekitar Taman Pijar. (*SS/Red)
