Unisa Solo Kenalkan Goalball kepada Penyandang Tunanetra di Surakarta
SURAKARTA, WWW.GOLANNUSANTARA.COM – Universitas ‘Aisyiyah Surakarta (Unisa Solo) melalui program BeyondBlind.Goal memperkenalkan olahraga adaptif goalball kepada penyandang tunanetra di Rumah Pelayanan Sosial (RPS) Bhakti Candrasa Surakarta. Kegiatan yang berlangsung sejak 24 Juni hingga 29 Juli 2026 tersebut diikuti oleh 18 penyandang tunanetra dengan agenda latihan sebanyak dua kali dalam sepekan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Tahun 2026. Program tersebut mengusung judul “Pemberdayaan Penyandang Tunanetra melalui Olahraga Adaptif Berbasis Goalball sebagai Upaya Peningkatan Aktivitas Fisik di RPS Bhakti Candrasa Surakarta.”
Goalball merupakan olahraga adaptif yang dirancang untuk dapat dimainkan tanpa mengandalkan penglihatan. Bola yang digunakan memiliki lonceng di bagian dalam, sehingga bunyi yang dihasilkan ketika bola bergerak menjadi petunjuk utama bagi pemain untuk memperkirakan arah datangnya bola.
Ketua tim BeyondBlind.Goal, Fadela Nurjanah, menjelaskan bahwa karakteristik tersebut menjadi salah satu alasan goalball dipilih sebagai olahraga yang diperkenalkan kepada peserta di RPS Bhakti Candrasa.
“Bukan tanpa alasan goalball dipilih untuk dikenalkan di RPS Bhakti Candrasa. Olahraga ini memang dirancang agar dapat dimainkan tanpa mengandalkan penglihatan. Suara lonceng di dalam bola menjadi petunjuk utama bagi pemain untuk mengetahui arah datangnya bola. Dari suara tersebut, peserta belajar mengenali sumber bunyi, menentukan posisi, merespons gerakan, sekaligus tetap aktif bergerak bersama tim.”
Pelatihan Dilakukan Secara Bertahap
Pengenalan goalball memberikan pengalaman baru bagi para peserta di RPS Bhakti Candrasa. Salah satu peserta, Aziz, menyampaikan antusiasmenya setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya begitu senang dapat wawasan baru tentang goalball dan semoga bisa menjadi pemain yang profesional dan semoga bisa membawa nama RPS kita ke jenjang yang lebih luas lagi.”

Peserta mengikuti latihan goalball sebagai bagian dari program BeyondBlind.Goal
Peserta lainnya, Alfi, turut menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Unisa Solo yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada kakak-kakak dari Unisa Surakarta telah memfasilitasi latihan goalball ini, semoga ke depannya menjadi yang lebih baik lagi.”
Apresiasi juga disampaikan oleh Yoga, pembimbing jasmani di RPS Bhakti Candrasa. Ia berharap kegiatan pengenalan goalball dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi penerima manfaat di RPS.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswi dari Unisa Surakarta yang telah memberikan pelatihan terkait goalball. Harapan saya ke depannya kegiatan ini tetap berlanjut dan dapat memberikan dimensi baru bagi penerima manfaat. Semoga goalball ini bisa menjadi cabang olahraga yang disenangi anak-anak dan bisa menyalurkan bibit atlet yang bagus dari RPS Bhakti Candrasa Surakarta.”
Mendorong Aktivitas Fisik dan Keberlanjutan Program
Bagi tim BeyondBlind.Goal, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengenalan teknik olahraga goalball. Peserta juga didorong untuk aktif bergerak, membangun kerja sama, serta mendapatkan pengalaman berolahraga adaptif dalam suasana kebersamaan.
Program ini dilaksanakan oleh lima mahasiswa Unisa Solo, yaitu Fadela Nurjanah sebagai ketua tim, bersama Kolin Feren Huda Mega Buana, Saswi Dwi Novita, Lailatul Maghfirah, dan Aritya Vika Mahardita, di bawah bimbingan Nur Agung Martopo, S.Ftr., Ftr., M.Or.
Setelah program PKM-PM selesai, tim mahasiswa dan pihak RPS Bhakti Candrasa berharap pengetahuan serta fasilitas yang telah diperkenalkan dapat terus dimanfaatkan oleh peserta. Dengan dukungan pembimbing di RPS, goalball diharapkan dapat menjadi salah satu aktivitas olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan dan membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga adaptif.
