Skip to content
Golan Nusantara

Golan Nusantara

Berita dan Informasi Seputar Nusantara

  • Beranda
  • Sejarah
  • Misteri
  • Berita
  • Informasi
  • Budaya dan Tradisi
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Tokoh
  • Wisata
  • Forum & Diskusi
Golan Video
  • Home
  • Berita
  • Taruna Akmil Dampingi Sekolah Rakyat
  • Berita

Taruna Akmil Dampingi Sekolah Rakyat

Olivia Rilan Jedahul June 30, 2026
taruna akmil sekolah rakyat

Pendampingan taruna cegah perundungan di asrama

Post Views: 3

JAKARTA, GOLANNUSANTARA.COM– Taruna Akmil Sekolah Rakyat menjadi salah satu program kolaborasi yang disiapkan pemerintah untuk memperkuat pembinaan karakter peserta didik di lingkungan pendidikan berasrama. Program ini dirancang untuk membantu siswa beradaptasi dengan kehidupan di asrama. Pendampingan juga bertujuan mencegah kekerasan dan perundungan sejak dini. Tugas tersebut dilakukan oleh taruna Akademi Militer yang telah berpengalaman menjalani kehidupan berasrama. Pemerintah berharap langkah tersebut mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Program ini juga diharapkan dapat membentuk karakter mandiri bagi setiap siswa Sekolah Rakyat.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan pentingnya peran taruna Akademi Militer (Akmil) dalam mencegah segala bentuk kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah. Untuk itu, Kementerian Sosial berkolaborasi dengan TNI akan menerjunkan sekitar 1.000 taruna Akmil tingkat I dan II. Mereka akan mendampingi siswa di 178 titik Sekolah Rakyat. Program bimbingan keasramaan itu berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 8 Agustus 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kualitas pendidikan. Fokusnya bukan hanya pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik. Kehadiran para taruna diharapkan menjadi teladan dalam menerapkan disiplin, menjaga kebersihan, dan membangun rasa tanggung jawab. Langkah itu juga diharapkan menciptakan suasana asrama yang aman dan nyaman bagi para siswa.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa pelibatan para taruna bukan untuk menggantikan peran guru di ruang kelas, melainkan memberikan pendampingan kepada siswa dalam kehidupan berasrama.

“Program ini hanya berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 8 Agustus. Tujuannya membantu anak-anak yang tinggal di asrama agar lebih mandiri. Mereka akan dibimbing melakukan hal-hal sederhana, seperti merapikan lemari, merapikan tempat tidur, hingga membiasakan kerapian dalam berseragam,” ujar Agus Jabo.

Pendampingan tersebut difokuskan pada aktivitas sehari-hari yang menjadi dasar pembentukan karakter. Kebiasaan sederhana dilakukan secara konsisten agar tumbuh rasa tanggung jawab dan kedisiplinan. Cara tersebut juga diharapkan meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar. Dengan begitu, mereka lebih siap menjalani kehidupan berasrama.

Menurut Agus Jabo, para taruna akan berperan sebagai pembimbing kehidupan asrama sehingga para siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan baru secara nyaman, meski harus tinggal jauh dari keluarga.

“Taruna tidak mengajar di kelas seperti guru. Mereka memberikan bimbingan di asrama agar anak-anak Sekolah Rakyat dapat tinggal dengan tenang dan nyaman walaupun tidak tinggal satu rumah dengan keluarganya. Mereka juga memberikan pembinaan agar tidak terjadi segala bentuk kekerasan, termasuk perundungan atau kekerasan dari kakak kelas kepada adik kelas,” kata Agus Jabo.

Pemerintah menilai lingkungan asrama memiliki peran penting dalam membentuk perilaku peserta didik. Hal itu karena interaksi antarsiswa berlangsung hampir sepanjang hari. Pembinaan sejak awal masa tinggal di asrama diyakini dapat mengurangi potensi perundungan maupun berbagai bentuk kekerasan yang dapat mengganggu proses belajar.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut memiliki dasar hukum yang jelas, yakni Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim.

Landasan hukum tersebut menunjukkan bahwa program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada penyediaan akses pendidikan. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pembentukan karakter yang baik dinilai penting untuk mendukung keberhasilan pendidikan. Upaya tersebut juga diharapkan memperkuat pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

Agus Jabo menambahkan, dipilihnya taruna Akmil didasarkan pada pengalaman mereka dalam menjalani kehidupan berasrama sehingga dinilai mampu membimbing para siswa dengan pendekatan yang tepat.

“Kenapa taruna? Karena mereka yang memahami bagaimana hidup di asrama. Pengalaman itu yang ingin ditularkan kepada anak-anak Sekolah Rakyat agar mereka cepat beradaptasi dan memiliki karakter yang mandiri,” ujarnya.

Pengalaman para taruna dalam menjalani kehidupan disiplin dinilai menjadi modal penting untuk membangun budaya positif di lingkungan asrama. Pendekatan yang diberikan juga diharapkan berlangsung secara persuasif. Dengan cara itu, siswa merasa didampingi, bukan diawasi, saat mempelajari berbagai kebiasaan baru selama tinggal di Sekolah Rakyat.

Dalam pelaksanaannya, setiap titik Sekolah Rakyat akan didampingi lima personel taruna secara intensif. Materi bimbingan meliputi berbagai keterampilan dasar kehidupan sehari-hari, seperti menyetrika seragam, merapikan seprei dan lemari pakaian, menyemir sepatu, hingga membangun kebiasaan hidup mandiri di asrama.

Sebanyak lima personel taruna ditempatkan di setiap lokasi agar pendampingan berjalan lebih efektif. Jumlah tersebut memungkinkan proses pembinaan dilakukan secara intensif. Para siswa juga memperoleh kesempatan mempraktikkan berbagai keterampilan dasar yang diperlukan selama menjalani kehidupan berasrama.

Melalui kolaborasi antara Kementerian Sosial dan TNI, pemerintah berharap lingkungan Sekolah Rakyat menjadi ruang pendidikan yang aman, tertib, dan bebas dari kekerasan maupun perundungan. Pembentukan karakter mandiri, disiplin, dan kemampuan beradaptasi terus diperkuat sejak dini. Dengan bekal tersebut, peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga memiliki sikap positif yang bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa depan. (*ORJ/RED)           

Tags: karakter siswa kemensos pendidikan berasrama perundungan tni

Post navigation

Previous Website Profesional untuk Dunia Pendidikan
Next Peristiwa Sejarah yang Menginspirasi Perdamaian

Related Stories

BNPB Kerahkan Helikopter Padamkan TPA Jatiwaringin pemadaman tpa jatiwaringin
  • Berita

BNPB Kerahkan Helikopter Padamkan TPA Jatiwaringin

July 1, 2026
Mahasiswa UBSI Adakan Penyuluhan di Panti Yatim dan Dhuafa Demi Menumbuhkan Nilai Kemanusiaan kegiatan penyuluhan
  • Berita

Mahasiswa UBSI Adakan Penyuluhan di Panti Yatim dan Dhuafa Demi Menumbuhkan Nilai Kemanusiaan

June 29, 2026
Maruarar Dorong 10.000 Unit Bedah Rumah Jakarta bedah rumah jakarta
  • Berita

Maruarar Dorong 10.000 Unit Bedah Rumah Jakarta

June 29, 2026

Advertising room

Cari Kampus Teologi Daerah Jakarta?

STT Lintas Budaya Jakarta Aja, Cek Yuk di

WWW.STTLINTASBUDAYA.AC.ID

iklan banner

Kirimkan iklan banner untuk promosi produk/jasa Anda yang akan ditempatkan disini.

Taq Populer

budaya indonesia budaya nusantara fenomena alam iak renatus kebijakan pemerintah kerukunan umat beragama literasi digital mahasiswa bsi pendidikan indonesia pendidikan kristen pengabdian masyarakat prabowo subianto program pemerintah sejarah indonesia sejarah nusantara tokoh nasional transformasi digital ubsi universitas bina sarana informatika universitas bsi

Categories

  • Berita
  • Budaya dan Tradisi
  • Forum & Diskusi
  • Informasi
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Misteri
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Wisata

Relasi Backlink

Banner BlogPartner Backlink.co.idSeedbacklink

Bergabung:

  • Menjadi Penulis/Jurnalis
  • Menjadi Kordinator/ Kontributor Daerah
  • Program Digitalisasi Sekolah Lebih Profesional
  • Program Penulisan Berita Desa Nasional
  • Program UMKM Go Digital

Kerjasama:

  • Publikasi Artikel Press Release
  • Promosi Usaha
  • Publikasi Artikel Endorsement
  • Liputan Event
  • Program Afiliasi
  • Iklan Banner
  • Backlink/Content Placement
  • Jasa Advertorial

Informasi:

  • Tentang Golan Nusantara
  • Tim Redaksi
  • Kontak

Media Partner:

  • Golan Digital
  • Golan Website
  • Golan Education
Copyright © 2025 PT. Golan Digital Kreatif. All rights reserved. | By Golan Website

Disclaimer - Terms and Conditions - Privacy Policy